Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengharapkan inflasi dapat terus dijaga sehingga perekonomian dapat terus terjaga dan juga daya beli masyarakat tetap tinggi.
"Mengenai inflasi, terkendali cukup baik dan jauh dibawah sasaran atau target 2012. Jadi inflasi salah satu yang harus kita kendalikan," kata Hatta di sela-sela Rapat Kerja Pemerintah 2013 di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan keberhasilan mengendalikan inflasi salah satu diantaranya adalah tim pengendali inflasi di daerah berjalan dengan optimal.
"Kita bersyukur bahwa tim pengendali inflasi daerah bekerja sangat baik. Dan kita monitor dengan baik. Terutama di daerah itu yang sangat berpengaruh terhadap inflasi itu adalah harga pangan pokok. Ini yang kita jaga supaya cukup," tegasnya.
Sebelumnya saat membuka rapat kerja pemerintah 2013 di Jakarta Convention Centre, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemerintah memberikan perhatian terhadap pengendalian inflasi karena selain penting bagi perekonomian nasional, inflasi yang terkendali juga mencegah melebarnya jurang antara masyarakat yang kaya dan miskin.
Pemerintah akan memprioritaskan kebijakan untuk pengelolaan inflasi antara lain dengan menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok sehingga harganya tidak fluktuatif.
"Kita harus pastikan bisa mengelola inflasi terutama stabilitas (ketersediaan dan harga-red) bahan pangan dan bahan pokok lainnya," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Rapat Kerja Pemerintah 2013 di Jakarta Convention Centre, Senin pagi.
Kepala Negara mengatakan inflasi merupakan tantangan untuk menjaga kondisi ekonomi nasional yang positif sekaligus menjaga kesejahteraan masyarakat.
"Inflasi adalah musuh paling besar," kata Presiden.
Dijelaskannya, tantangan terbesar perekonomian Indonesia saat ini adalah situasi perekonomian dunia yang belum menentu yang bila tidak disikapi dengan mengeluarkan kebijakan yang tepat bisa memberikan dampak yang merugikan ekonomi nasional.
Presiden mengatakan kemampuan menjaga inflasi menjadi salah satu cara untuk mencegah melebarnya kesenjangan ekonomi masyarakat.
"Inflasi ini penyumbang besar meningkatnya kemiskinan. Di satu sisi, kelola inflasi ini, mari kita cegah kebijakan yang memicu inflasi tinggi karena kita tahu dampak langsung dan tidaknya. Terhadap ini semua, saya melihat keadaan di kabupaten/kota, masih ada kantong kemiskinan, saya ajak semua pihak untuk mengambil tanggung jawab penuh, bekerja sekuat tenaga agar tugas ini bisa kita lakukan," kata Presiden. (ant/as)
Thursday, 31 January 2013
Pemerintah Berharap Inflasi Terjaga
Impor 2.500 Kapal Akan Atasi Kendala Distribusi
Pengusaha Indonesia yang tergabung dalam keanggotaan Kadin Indonesia akan mengimpor sebanyak 2.500 unit kapal laut untuk mengatasi kendala distribusi pengiriman barang antar pulau di Indonesia.
"Kami akan mengimpor sekitar 2.500 kapal laut dengan perkiraan investasi Rp15 triliun," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah dan Logistik, Natsir Mansyur, di sela Rapat Kerja Pemerintah 2013, di Jakarta Convention Center, Senin.
Menurut Natsir, impor kapal tersebut selain mendukung kelancaran pendistribusian barang yang terdapat di sejumlah pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, juga dalam rangka menghadapi integrasi sistem distribusi negara-negara ASEAN.
Ia menjelaskan, kapal berbobot mati sebesar 1.500 ton itu secara bertahap akan diimpor oleh PT Zhadasa.
"impor kapal dari China tersebut dimulai tahun ini, selama lima tahun ke depan. Ataupun setiap tahun sebanyak 500 kapal, " ujarnya.
Menurut Natsir, dengan kekuatan dan kemampuan logistik maka kapal-kapal tersebut diyakini bisa mengurangi biaya logistik suatu perusahaan yang menggunakan jasa kapal tersebut.
Ia menambahkan, selain menambah jumlah kapal yang beroperasi, pemerintah juga harus mempercepat pembangunan setidaknya 40 pelabuhan kecil di Indonesia.
"Mustahil jumlah kapal bertambah, jika pelabuhan sebagai infrastruktur tidak dibenahi," tegasnya.
Nantinya jelas Natsir, dengan penambahan kapal dan pembangunan pelabuhan maka dampak ekonomi yang ditimbulkannya akan sangat besar bagi perekonomian.
"distribusi barang dari Jakarta ke seluruh pelosok dapat direalisasikan, demikian juga dengan ekspor akan lebih mudah. Selama ini pengiriman barang antar propinsi lebih mahal dibanding mengirim barang ekspor," katanya. (ant/as)
Investor Taiwan Berminat Bangun Pabrik TI di Jatim
Investor asal Taiwan sangat berminat membangun salah satu pabrik teknologi informasi (TI) di Jawa Timur.
"Meski belum diketahui berapa besaran investasinya, penanam modal asing itu adalah investor yang kini sedang mengembangkan pabrik TI Foxcon di Banten," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Budi Setiawan di Surabaya, Senin.
Ia menjelaskan, hingga sekarang, pihaknya belum mengetahui secara resmi wilayah yang akan dijadikan sebagai lokasi pembangunan pabrik.
"Belum ada pembahasan secara rinci. Namun, lokasi paling strategis untuk membangun pabrik 3tersebut berada di Surabaya. Biasanya kalangan investor meminta kami mencarikan lokasi yang aksesnya dekat dengan bandar udara internasional," ujarnya.
Ia berharap pembangunan pabrik TI di Jatim oleh investor tersbut bisa terealisasi secepatnya.
"Kami telah melaporkan keinginan investor Taiwan itu kepada Gubernur Jatim, Soekarwo," ucapnya.
Sementara Ketua Komite Tetap Pengendalian Impor Kamar Dagang dan Industri Jatim, Judy Purwoko menilai, rencana pembangunan pabrik TI di Jatim memberi angin positif bagi masyarakat terutama pengguna produk TI.
"Dengan pembangunan pabrik TI asal Taiwan di Jatim, konsumen kian mudah mendapatkan barang yang diinginkan," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pembangunan pabrik TI tersebut juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal khususnya mereka yang mempunyai kompetensi di bidang TI.
"Pada masa mendatang, rencana itu dapat membantu Jatim dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sejumlah tenaga kerja menjadi lebih profesional dan sesuai dengan standar internasional," katanya. (ant/as)
Bulog Jabar Siap Serap Kedelai
Bulog jawa barat siap melakukan penyerapan dan pendistribusian kedelai di wilayah tersebut.
"Secara infrastruktur Bulog memiliki gudang yang siap untuk melakukan penampungan kedelai, teknologinya juga kita punya. Jadi tidak ada masalah untuk melakukan program penyerapan kedelai," kata Kepala Divre bulog jabar, Usep Karyana di Bandung, Senin.
Menurut Usep, potensi penyerapan kedelai di jawa barat cukup besar, angkanya bisa mencapai belasan ribu ton per tahun. Meski demikian tergantung pada penanaman yang dilakukan oleh para petani yang selama ini belum menjadikan kedelai sebagai komoditas utamanya.
Namun demikian, di beberapa daerah penanaman kedelai digalakan oleh pemerintah. Diharapkan dengan adanya penugasan penyerapan dan pendistribusikan kedelai bisa menjamin ketersediaan bahan baku utama pembuatan tahu dan tempe itu.
"Pokoknya kami tunggu penugasan dari pemerintah, bila kuotanya sudah ada ya kita lakukan. Spesifikasi dan standarnya juga sudah jelas dan tidak masalah bagi Bulog," kata Usep.
Ia menyebutkan, Bulog memiliki pengalaman dalam menyerap dan menyalurkan komoditi pangan seperti beras. Bahkan juga pernah menangani kedelai sebelum akhirnya harus fokus ke komoditas beras.
Gudang-gudang yang ada saat ini, kata dia bisa dimanfaatkan untuk penyimpanan kedelai itu dengan volume yang disesuaikan dengan kapasitas yang ada.
"Sejauh ini kami masih menunggu kuota penyerapan yang akan diberikan kepada bulog jabar," kata Usep.
Sementara itu penanaman kedelai di jawa barat kembali digalakan. Dinas Pertanian menargetkan produksi kedelai di Jabar sebanyak 162.643 ton, atau lebih besar dari proyeksi dari pemerintah sebesar 150.000 ton. (ant/as)
NDI Menangkan Kompetisi "iLearn Enterpereneurship 2013"
nol derajat indonesia (NDI) sebagai komunitas pengatur perjalanan atau liburan memenangi kompetisi "iLearn Enterpereneurship 2013" berkat inovasi mereka menciptakan pariwisata berwawasan lingkungan dan kearifan lokal.
"Ide kami berawal dari jaringan komunitas Nol Derajat Indonesia di beberapa daerah yang bekerja sama mengajarkan pelestarian lingkungan kepada turis dengan pariwisata," kata pemilik dan juru bicara NDI Ajeng Rahmani Rijadi di Pusat Kebudayaan AS @america, Pacific Place Mall, Jakarta, Senin malam.
Kelompok tersebut mengalahkan enam peserta lainnya di babak final setelah mampu meyakinkan tim juri yang terdiri dari empat juri dari kalangan pengusaha dan praktisi profesional.
Tujuh finalis itu tersaring dari 70 kelompok ide bisnis yang mengikuti kursus kewirausahaan pada November-Desember 2012.
"NDI menganggap final malam ini ibarat ujian akhir dari sebuah mata pelajaran," kata Ajeng.
Ide mereka sebenarnya sederhana, yaitu sebagai layanan perjalanan wisata yang mengedukasi dan mengarahkan turis akan pentingnya pelestarian alam dan kearifan lokal.
"Pewisata tidak hanya bersenang-senang tapi kita arahkan kepada pengetahuan pentingnya bersinergi dengan alam sekitar. Seperti tidak membuang sampah sembarangan atau merusak alam," kata Ajeng.
Sejauh ini, NDI mampu memaksimalkan jaringan komunitas di tiga daerah seperti Surabaya, Yogyakarta dan Makassar dengan Jakarta sebagai pusat koordinasi.
Juri nampak tertarik dengan ide NDI yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonesia termasuk dari sisi bisnis.
Juara dua diraih oleh Mercredi Augustin, mahasiswa ITB, melalui ide terapi seni "SAIA Children?s Art School". Sedangkan juara tiga diperoleh Naftaly Kitty yang menawarkan kursus Bahasa Inggris dengan konsep baru melalui "Madison English Club".
Acara tersebut didukung oleh Kedutaan Besar AS untuk Indonesia.
"Indonesia memiliki potensi pewirausaha yang besar tapi belum banyak warganya menggeluti dunia usaha seperti di negara kami dengan entepreneur yang banyak dan mapan," kata Deputi Duta Besar AS untuk Indonesia Kristen Bauer di hadapan pewarta.
Dia mengatakan pihaknya membantu memfasilitasi para calon pewirausaha agar mampu berkembang lebih baik lagi sebagaimana pewirausaha di AS.
Di negara tersebut para pemuda diakuinya memiliki keinginan menjadi pewirausaha.
"Kami berusaha memberikan 'alat' seperti kompetisi 'iLearn Enterpreneurship' agar bisa mereka pakai untuk berkarya dalam dunia usaha," kata dia.
Acara iLearn tersebut merupakan program pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa maupun organisasi kewirausaahan yang diselenggarakan oleh Kedubes AS bekerjasama dengan Universitas Austin Texas dan Universitas Trisakti selama sembilan pekan atau periode Oktober-Desember 2012.
Pada Senin malam babak final diselenggarakan sebagai malam puncak berupa presentasi perencanaan bisnis para finalis dan pengumuman juara. (ant/as)
127 Koperasi Primer di Ambon Tidak Aktif
Sebanyak 127 koperasi primer yang tercatat di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Ambon tidak aktif.
Hasil verifikasi terakhir ada 127 dari 732 koperasi yang tidak punya aktivitas, alamatnya tidak jelas, dan pengurusnya tidak aktif, kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon, R E Purmiasa, Selasa.
Ia menyatakan koperasi primer yang tidak aktif itu akan dibubarkan dengan berita acara resmi.
Menurut Purmiasa, koperasi merupakan satu badan usaha mandiri yang mengembangkan dirinya sendiri sementara pemerintah hanya bertindak sebagai regulator dan fasilitator.
Ia menyatakan pihaknya bertugas melakukan pendampingan terhadap koperasi yang masih eksis terutama sisi manajemen dengan memberikan pelatihan - pelatihan atau bimbingan secara teknis.
"Koperasi yang selalu mengharapkan bantuan pemerintah pasti tidak akan bisa mandiri. Koperasi yang dikelola secara mandiri lebih eksis karena bisa mengembangkan usaha dengan menggalang kekuatan anggota," katanya.
Diungkapkan, pada 2012 ada 70 koperasi di Kota Ambon yang mengikuti pelatihan. Dengan disahkannya UU Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian maka seluruh koperasi terutama Koperasi Simpan Pinjam (KSP) tidak diperbolehkan melayani anggota.
"Tidak ada lagi istilah melayani nasabah tetapi anggota. Kita akan melakukan sosialisasi setelah ada peraturan pelaksana dari pemerintah. Tetapi sebelum PP itu keluar, tentu tanggung jawab kita mengimplementasikan kepada masyarakat supaya tahu bahwa sudah ada UU Perkoperasian yang baru," kata Purmiasa. (ant/as)
Indonesia Air Segera Beroperasi di Riau
Maskapai swasta nasional indonesia air Transport segera beroperasi di Riau dan menerbangi rute Pekanbaru-Bandung, Jawa Barat, setiap hari terhitung awal Februari 2013 sekaligus meramaikan moda transportasi udara yang sudah ada.
"Kebetulan Bandung dipilih karena pangsa pasar tidak terlalu menumpuk seperti di Jakarta dan mudah-mudahan awal Februari kami segera terbang dengan rute Pekanbaru-Bandung," ujar Station Manager indonesia air Tranport Pekanbaru Ericson Pasaribu, di Pekanbaru, Selasa.
Menurut dia, indonesia air memilih "home base" berada di Bandung sesuai dengan nama kotanya sebagai kota kembang dan tempat liburan bagi wisatawan domestik maupun luar negeri serta dikenal objek wisata dan berbelanja.
Rute Pekanbaru-Bandung menggunakan konsep penerbangan murah atau low cost carrier dengan pelayanan yang diberikan bersifat premium, sehingga pihaknya menargetkan keterisian penumpang (load factor) pada awal beroperasinya maskapai ini bisa mencapai 60 persen.
Peluncuran indonesia air seharusnya dilakukan pada akhir tahun lalu, tapi banyaknya yang harus dipersiapkan seperti aspek pesawat, kemudian masalah perizinan dan lain sebagainya.
Armada pesawat yang sama dipakai untuk rute Pekanbaru-Bandung ada pesawat yang sama untuk Bandung-Balikpapan pergi pulang (pp), kemudian Bandung-Palembang pp, dan Bandung-Medan pp menggunakan Airbus 320.
"Satu pesawat sudah siap terbang dan dua pesawat lagi masi berada di hanggar menunggu proses perizinan dan estimasi kami pada tahun ini empat sampai lima pesawat Airbus 320 sesuai undang-undang penerbagan," katanya.
indonesia air Transport bernaung dibawah MNC Group dan salah satu penerbangan yang sudah "go public".
Sebelumnya menggunakan pesawat jenis ATR dengan penerbangan reguler dan penerbangan carter yang disewa oleh perusahaan minyak yang berada di Pulau Kalimantan yang berdiri sejak 1968.
Di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, indonesia air akan menghadapi saingan yang lebih dulu ada melayani rute Pekanbaru-Bandung tiga kali dalam sepekan yakni Air Asia. (ant/as/img:google)
ASDP Bakauheni Operasikan 27 Kapal
PT asdp indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebutkan penyeberangan kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak Banten atau sebaliknya, dalam dua minggu terakhir lancar, karena jumlah kapal yang dioperasikan mencapai 27 unit.
"Sementara itu, arus kendaraan dan penumpang yang hendak diseberangkan, jumlahnya tidak mengalami lonjakan. Tidak ada penumpukan di kedua pelabuhan itu," kata Manager Operasi PT asdp indonesia Feri Cabang Bakauheni, Heru Purwanto saat dihubungi di Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, Selasa.
Menurut dia, kenaikan harga sejumlah sembako asal Pulau Jawa di kota Bandarlampung, seperti bawang merah dan bawang putih, tidak terkendala di penyeberangan Merak-Bakauheni .
Selain itu, kondisi cuaca juga cukup baik sehingga tidak menghambat kelancaran pelayaran kapal-kapal feri yang menghubungkan Pelabuhan Bakauheni dan Merak.
Ia memperkirakan pengiriman sembako terkendala di jalan karena faktor hujan atau banjir.
Mengenai kondisi Pelabuhan Bakauheni, ia menyebutkan sekarang agak lengang karena tidak ada penumpukan truk.
"Kendaraan yang tiba di pelabuhan bisa segera diangkut," katanya.
Pelabuhan Bakauheni dan Merak merupakan pintu utama yang menghubungkan Sumetera dan Jawa. Hampir seluruh barang dari Jawa ke Sumatera atau sebaliknya, dikirimkan melalui kedua pelabuhan tersebut.
Sementara itu, Stasiun Meteorologi Maritim (SMM) Lampung memprediksi tinggi gelombang di perairan Merak-Bakauheni pada Selasa hingga Rabu pagi berkisar 0,5-1,25 meter, sedang kondisi cuaca adalah berawan.
Menurut prakirawan SMM Lampung, Rintiana, arah dan kecepatan angin di perairan Selat Sunda bagian utara itu dari barat dan barat laut dengan kecepatan 5-10 knot.
Tinggi gelombang di Selat Sunda bagian selatan diperkirakan antara 0,75-1,25 meter, sedang ketinggian maksimumnya bisa mencapai dua meter.
Kondisi cuaca di Selat Sunda bagian selatan adalah hujan, dan kecepatan angin berkisar 5-15 knot dari arah barat dan barat laut. (ant/as)
PDMA Diharapkan Tingkatkan Daya Saing
Asosiasi Manajemen pengembangan produk atau Product Development Management Association (PDMA) diharapkan mampu menjadi organisasi untuk mengembangkan inovasi demi meningkatkan daya saing produk lokal.
"Diharapkan organisasi ini bisa jadi tempat berkumpul untuk mengembangkan inovasi demi meningkatkan saya saing produk lokal," kata Ketua PDMA Indonesia Andi Ilham Said dalam peluncuran PDMA Indonesia di Jakarta, Selasa.
Dia juga menjelaskan pentingnya asosiasi itu sebagai tempat berbagi melalui basis pengetahuan dalam pengembangan produk baru sehingga perusahaan lokal bisa sukses mengembangkan inovasi produk.
Hal itu penting agar perusahaan lokal bisa terus tumbuh dan berkembang di tengah masuknya produk impor.
"PDMA ini juga organisasi komunitas, sebagai arena berbagi untuk membantu perusahaan lokal agar sukses dalam mengembangkan produk baru," katanya.
Menurut Andi, organisasi itu akan mendorong terjadinya kerja sama antara profesional, bagian pengembangan dalam dunia usaha, kalangan pemasar, akademik dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan produk baru.
Organisasi PDMA yang bermarkas di Amerika Serikat merupakan asosiasi internasional yang memfasilitasi pengembangan produk terhadap pemerhati, praktisi maupun akademisi pemasaran.
PDMA telah mengajarkan pengetahuan dan keterampilan pengembangan produk. Organisasi itu juga telah menyelenggarakan program sertifikasi internasional pengembangan produk baru.
Asosiasi itu kini menjadi bagian dari komunitas global yang tersebar lebih dari 30 negara seperti China, Korea Selatan, India, Singapura. Ditambah Malaysia dan Turki yang juga akan bergabung tahun ini. (ant/as)
Garuda Segera Buka Rute Manado-Balikpapan
Maskapai penerbangan garuda indonesia segera membuka kembali rute penerbangan Manado-Balikpapan-Manado pada Juni 2013, kata General Manager garuda indonesia Cabang Manado, Piktor Sitohang.
"Pembukaan jaringan penerbangan ke Kalimanan Timur tersebut guna memenuhi kebutuhan penerbangan masyarakat Manado untuk ke kawasan tersebut yang relatif tinggi," kata Piktor Sitohang pada acara BUMN Marketeers Club Manado di Manado, Selasa.
Piktor mengatakan, penambahan rute penerbangan ke Balikpapan tersebut sebagai bagian upaya Garuda terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia semakin baik dari tahun ke tahun, apalagi total trafic ke Kaltim cukup baik, didukung sarana dan prasarana bandara yang memenuhi syarat.
Kalau tahun sebelumnya, penerbangan Balikpapan tahun ni penerbangan pulang pergi Manado-Balikpapan dan Balikpapan Manado.
"Selain menambah rute penerbangan ke Balikpapan, Garuda juga merencanakan membuka penerbangan langsung dari Surabaya," kata Piktor.
Sementara untuk tahun 2014, kata Piktor, garuda indonesia akan membuka penerbangan langsung dari Manado-Denpasar pulang pergi.
"Pembukaan rute penerbangan ke Bali ini, efek positifnya bukan hanya untuk meningkatkan pariwisata Kota Manado dan Sulut umumnya, karena turis yang ada di Bali akan mudah datang ke Manado dengan tersedianya transportasi lancar dan berkualitas," kata Piktor.
Kendati melakukan tambahan rute penerbangan, garuda indonesia mengimbangi dengan peningkatan kualitas pesawat dan sarana prasarana lainnya, juga pelayanan mulai dari preflight, inflight hingga post flight.
"Ini dilakukan agar image garuda indonesia lebih baik dan mampu operator bersaing ke depan,"kata Piktor.
Untuk kenyamanan dan keamanan pesawat yang digunakan Garuda Indonesia, kata Piktor, selain jenis pesawat modern, umur pesawat diupayakan lebih pendek di bahwa enam tahun.
BUMN Marketeers yang diselenggarakan Markplus di awal tahun 2013 ini, dihadiri pimpinan BUMN yang ada di Manado, dan pembawa materinya setiap bulan secara bergantian antara badan usaha milik pemerintah tersebut, dan untuk bulan Februari 2013 materi dari Perum LKBN Antara. (ant/as/img:google)
Kemenperin Lepas Penyuluh IKM untuk Minahasa Selatan dan Talaud
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melepas tiga orang penyuluh lapangan industri kecil menengah (TPL-IKM) untuk wilayah kerja Kabupaten minahasa selatan dan Kepulauan Talaud.
"Sebanyak tiga orang TPL IKM angkatan 2008-2009 telah mendapat pendidikan selama tiga tahun di Kempenperin dan saat ini sudah dibuatkan kontrak untuk masa tugas satu tahun ," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan di Manado, Selasa.
Sanny berharap dengan kehadiran ketiga orang TPL ini akan tercipta wirausaha baru di Minsel dan Talaud, yang mampu mengembangkan komoditas potensi di masing-masing daerah menjadi produk unggulan Sulut ke depan.
Kabag Program Evaluasi dan Pelaporan Dirjen IKM Kemenperin, A Sanusi mengatakan, para TPL-IKM tersebut sudah melewati pemilihan yang ketat sebelum menjadi petugas penyuluh lapangan dan mendapat pendidikan di sekolah milik Kementerian Periindustrian selama tiga tahun dengan beasiswa pemerintah.
"Setelah lulus tiga tahun di Pusdiklat Kemenperin, mereka dikontrak selama dua tahun untuk melaksanakan pembinaan kepada IKM," kata Sanusi.
Target TPL tersebut, kata Sanusi, mereka tidak menjadi Pegawai Negeri Sipil, tetapi justru menggeluti kegiatan penyuluhan kepada IKM yang ada di masing-masing daerah sehingga tercipta wirausaha di daerah.
"TPL diharapkan bukan hanya berkembang untuk dirinya sendiri menjadi wirausaha baru tetapi juga mampu mengembangkan tumbuhnya wirausaha baru di lingkungan yang menjadi wilayah kerjanya," kata Sanusi.
Guna peningkatan TPL tersebut, kata Sanusi, maka mereka terlebih dulu mendapat pembekalan dengan ilmu khusus menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam bisnis khususnya IKM.
Pembiayaan penciptaan TPL tersebut bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) dilaksanakan sejak tahun 2007 dan telah mampu mendidikan ratusan TPL-IKM di seluruh Indonesia.
Sanusi berharap dengan semakin kehadiran TPL di daerah ini, maka IKM di Sulut dari tahun ke tahun akan menjadi lebih baik, ditandai munculnya wirausaha baru potensial.
Acara penandatanganan kontrak kerja sama TPL-IKM dihadiri Kadis Perindag Minsel, Decky Tuwo dan pejabat Disperindag Sulut lainnya. (ant/as)13:45:18
Menparekraf Hadiri Pertemuan Organisasi Pariwisata Dunia
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mari pangestu menghadiri pertemuan Dewan organisasi pariwisata dunia (General Council World Tourism Organization/WTO) yang berlangsung dari tanggal 29 hingga 31 Januari dimana seluruh kandidat Direktur Jenderal WTO akan memaparkan visi dan misi.
mari pangestu akan mempresentasikan visinya dan bertemu dengan General Council WTO hari Selasa 29 Januari pada pukul 15.30 - 17.00 (GMT) atau 22.30 - 24.00 (WIB).
Pertemuan ini dapat disaksikan secara langsung via website WTO, demikian Counsellor Ekonomi PTRI Jenewa, Dinar Sinurat, kepada ANTARA London, Selasa.
Dinar Sinurat mengatakan sebelumnya Menparekraf mari pangestu menghadiri pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam kapasitasnya sebagai Co-Chair dari New Models of Travel and Tourism Council WEF.
Selain itu, mari pangestu juga bertemu dengan sejumlah menteri dan figur-figur berpengaruh lainnya terkait dengan penominasian Indonesia untuk pencalonannya sebagai Direktur Jenderal World Trade Organization (WTO) periode 2013-2017.
mari pangestu berkesempatan mengadakan pertemuan-pertemuan bilateral dengan 15 menteri dari berbagai negara untuk bertukar pikiran mengenai hubungan bilateral maupun sistem perdagangan global.
Sebagai bagian dari agenda WEF, Mari Pangestu juga memimpin sejumlah sesi diskusi yang dihadiri oleh para pemimpin bisnis maupun penyusun kebijakan di sektor travel dan pariwisata.
Dalam berbagai pertemuan terkait dengan Dewan New Models of Travel and Tourism dari WEF, semakin ditekankan pentingnya sektor travel dan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, terutama di tengah perlambatan perekonomian global.
Tren global juga menunjukkan bahwa kita dapat mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja dengan menyediakan fasilitasi perdagangan dan fasilitasi perjalanan yang lebih baik, termasuk infrastruktur yang lebih baik serta fasilitasi visa.
Menurut World Tourism Organization (UN WTO), terdapat satu miliar wisatawan yang melakukan perjalanan pada tahun 2012. Terkait dengan hal ini, Dewan yang dipimpin mari pangestu mengajukan suatu strategi untuk memperluas dukungan akan pemahaman ini dan melakukan rencana aksi tindak lanjut.
Strategi yang diajukan berupa perancangan Smart Visa pada tingkat nasional selama periode 2012-2013, tingkat regional hingga tahun 2013, dan tingkat global hingga tahun 2020.
Program Smart Visa pada dasarnya menitik beratkan pada identifikasi dan promosi best-practice dari beberapa penerbitan visa agar dapat memfasilitasi pergerakan dan perjalanan orang.
Beberapa contoh dari Smart Visa yang baik misalnya APEC Business Card, free visa Intra-EU dan Intra-ASEAN, e-Visa Australia, Free Transit Visa di Beijing, Smart Visa Uni Emirat Arab, serta visa negara ketiga yang diadopsi oleh Mexico dan Filipina yaitu bebas visa bagi pemegang Visa Amerika Serikat dan Visa Schengen.
Aksi tindaklanjut pertama adalah pembuatan perangkat pendukung Smart Visa berupa website khusus bernama borders.com yang akan memberikan informasi terkait best-practices dan juga menyediakan informasi terkait dengan dampak positif yang diperoleh dari penerapan best practices dalam strategi Smart Visa.
Tindak lanjut kedua adalah perluasan dukungan serta penginisiasian diskusi serta studi pada tingkat nasional dan regional. Selain itu juga akan dilaksanakan dialog antar kedua tingkatan tersebut yang melibatkan pemerintah dan sektor swasta pada pertemuan WEF tingkat regional di Peru dan Myanmar dan serta Pertemuan Menteri Pariwisata APEC 2013.
Di sela pertemuan tahunan WEF 2013, mari pangestu juga mengadakan serangkaian pertemuan bilateral dengan menteri-menteri dari berbagai negara.
mari pangestu bertemu dengan menteri perdagangan, menteri ekonomi serta menteri luar negeri dari India, Jepang, Australia, Kanada, Swiss, Panama, Swedia, Uni Emirat Arab, Peru, Nepal, Malaysia dan Afrika Selatan.
Sebelum pertemuan WEF di Davos ini, mari pangestu juga telah melakukan kunjungan ke Washington DC, Amerika Serikat dan Beijing, Cina untuk bertemu dengan menteri-menteri terkait dalam rangka bertukar pikiran mengenai topik-topik hubungan bilateral serta masa depan dari sistem perdagangan global.
Selain bertemu dengan sejumlah menteri, Mari Pangestu bertemu dengan figur ternama untuk mendiskusikan isu-isu global termasuk perdagangan, seperti dengan Prof. Klaus Schwab yang mengorganisir WEF, Peter Sutherlad, Joseph Stiglitz, Jeffrey Sachs dan Angel Gurria.
mari pangestu juga melakukan beberapa pertemuan dengan figur bisnis yang berpengaruh untuk mendiskusikan kesempatan berbisnis di Indonesia.
Terkait dengan nominasi Indonesia untuk Direktur Jenderal WTO, mari pangestu telah mendiskusikan sistem perdagangan global saat ini dan bertukar pikiran mengenai pentingnya untuk mempertahankan kepercayaan pada perjanjian perdagangan multilateral.
Dikatakannya banyak masukan yang bermanfaat serta berbagi pemahaman bersama dengan menteri-menteri yang ditemui dan sependapat akan pentingnya perdagangan di tengah perbaikan ekonomi global dan pertumbuhan yang memberikan manfaat pada semua negara.
"Kami juga sependapat pada pentingnya mempertahankan kepercayaan terhadap sistem perdagangan global yang terbuka, adil, seimbang, dan berdasar pada aturan serta sependapat pada pentingnya peran WTO yang menjaga ini," ujar mari pangestu di Davos. (ant/as/img:google)
Jumlah Hotel di Bali Bertambah Signifikan
Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) Bali menilai selama dua tahun terakhir penambahan hotel di daerah itu meningkat cukup signifikan.
"Kami tidak mengetahui secara pasti jumlah penambahan hotel itu, namun selama dua tahun terakhir ini terdapat sekitar 187 unit hotel berbintang," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, di Denpasar, Selasa.
Berdasarkan hasil survei terbaru dengan semakin gencarnya pembangunan hotel baru membuat wilayah Pulau Dewata kelebihan 95.000 kamar. Sebagian besar dari akomodasi wisata itu terpusat di kawasan selatan Bali.
Kondisi maraknya pembangunan hotel tersebut disebabkan akomodasi wisata itu dijadikan komoditas yang diperjualbelikan oleh para pengembang, sehingga dalam waktu cepat dapat berpindah kepemilikan.
"Jadi saat ini hotel adalah komoditas untuk dijualbelikan sehingga bukan murni lagi sebagai bisnis jasa," ucapnya.
Sementara itu Ketua PHRI Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, pihaknya tidak menolak datangnya investor membangun hotel di wilayah tersebut namun jangan sampai merusak tatanan masyarakat yang ada khususnya di wilayah Sanur.
"Selain itu banyak hotel juga harus dapat menjamin dan mendatang wisatawan yang berkualitas," ucapnya Sebelumnya PHRI pusat memperkirakan akan ada penambahan 100.000 kamar hotel di Indonesia pada 2013.
"Anggota kami bertambah terus, kami perkirakan akan ada penambaan 50.000 sampai 100.000 kamar hotel mulai tahun ini," kata Ketua Umum PHRI Yanti Sukamdani Penambahan hotel-hotel baru banyak terjadi di Jakarta, Bali, Bandung, Balikpapan, dan beberapa tujuan wisata favorit lainnya.
Paket Promosi "4 In 1" Berlaku di qq KA Daop VI
Program paket promosi pembelian tiket "4 in 1" yang sedang digelar PT kereta api selama dua bulan, 1 Februari-31 Maret akan berlaku untuk 11 kereta api yang diberangkatkan dari Daerah Operasi VI.
"Promosi pembelian tiket ini hanya berlaku untuk pembelian tiket kereta komersial jarak jauh saja dengan tujuan memberikan layanan lebih kepada pengguna kereta api," kata Staf Humas PT KA Daerah Operasi VI Yogyakarta Kuswardoyo di Yogyakarta, Selasa.
Di Daerah Operasi VI, program paket promosi pembelian tiket "4 in 1" tersebut hanya berlaku untuk kereta Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, Lodaya, Sancaka, Senja Utama Solo, Fajar Utama Yogyakarta, Senja Utama Yogyakarta, Gajahwong, Bogowonto dan Malioboro Ekspres.
Dalam program paket promosi pembelian tiket "4 in 1" tersebut, calon penumpang harus membeli empat tiket untuk empat calon penumpang sehingga bisa memperoleh potongan harga sebesar 25 persen untuk masing-masing tiket.
"Dengan potongan harga 25 persen untuk masing-masing tiket, maka calon penumpang bisa memperoleh empat tiket hanya dengan membayar harga untuk tiga tiket," katanya.
Seperti pencetakan tiket lainnya, setiap tiket akan berisi nama dari masing-masing penumpang meskipun keempat penumpang tersebut memiliki kode pemesanan yang sama.
Calon penumpang yang berminat untuk memperoleh paket promosi tiket tersebut dapat menelepon "call center" 121 atau langsung datang ke loket penjualan tiket di stasiun terdekat.
"Program paket promosi pembelian tiket ini tidak berlaku untuk pembelian tiket dengan cara lain, termasuk pembelian tiket melalui minimarket yang sudah bekerja sama dengan PT kereta api," kata Kuswardoyo.
Program paket promosi tiket tersebut hanya berlaku untuk keberangkatan dengan kereta dan tujuan yang sama, dan PT KA maksimal hanya akan menyediakan dua paket atau delapan tempat duduk di setiap kereta.
Ia menambahkan, paket promosi tiket tersebut tidak bisa dibatalkan atau diganti waktu keberangkatannya. "Jika tidak digunakan, maka tiket akan hangus," lanjutnya.
Selain itu, pembatalan keberangkatan pun harus dilakukan untuk seluruh nama calon penumpang yang tertera di tiket. (ant/as)
KEN: Migrasi Industri karena UMP Tidak Tepat
Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tanjung menilai rencana pengusaha melakukan migrasi industri ke daerah yang memiliki nilai upah minimum provinsi (UMP) lebih murah, dipandang sebagai alternatif yang tidak tepat.
"Industri berbasis labour intensif justru pelan-pelan tidak akan punya tempat di Indonesia, karena tidak bisa lagi masuk dalam era buruh murah," kata Chairul Tanjung saat menjadi pembicara Pertemuan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, migrasi industri ke suatu daerah, tentu akan dibarengi dengan peningkatan kebutuhan tenaga kerja seiring meningkatnya kapasitas produksi usaha.
Karenanya, permasalahan kenaikan upah buruh bukan hal yang mustahil juga akan mengancam di tempat baru tujuan migrasi industri.
"Betul mereka migrasi industri, tapi saat demand-nya naik, maka ya... siap-siap saja bagi industri itu," katanya.
Ia mengungkapkan untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis, industri justru dituntut terus meningkatkan kreativitas, inovasi teknologi, dan produktivitas sumber daya manusianya, bukan justru mencari celah dari daerah dengan upah buruh yang murah.
"Pada 5 hingga 10 tahun ke depan. Perubahan era ini akan mengarah kepada transparan, keseimbangan antara tenaga kerja dan pengusaha, serta taat aturan," ujarnya.
Terkait dengan subsidi BBM, ia menginginkan adanya pelarangan memakai BBM bersubsidi untuk mobil pribadi sehingga beban APBN yang dianggarkan untuk subsidi tersebut bisa sangat berkurang.
"Ini akan menghemat duit pemerintah triliunan Rupiah," ujarnya.
Karena saat ini, lanjutnya, sekitar 70 persen subsidi BBM dinikmati oleh orang kaya. Sedangkan 30 persen BBM subsidi, dinikmati kelas menengah ke bawah.
"Hal itu disebabkan anggaran subsidi saat ini hanya dinikmati oleh kendaraan mewah," jelas Chairul Tandjung.
Kuota BBM bersubsidi naik dari tahun lalu sebesar 40 juta kiloliter, menjadi 46 juta kiloliter di tahun 2013. Sedangkan untuk anggaran BBM bersubsidi tahun 2013 sudah mencapai Rp 220 triliun. (ant/as)
Pelindo Tidak Punya Kewenangan Dermaga Speed Boat
PT. Pelindo Cabang Ambon tidak memiliki kewenangan untuk penempatan lokasi dermaga bagi transportasi laut jenis speed boat, kata Manager PT. Pelindo Cabang Ambon, Jopy Hahuri.
"Kewenangan itu ada pada Kepala Kesabandaraan dan otoritas Pelabuhan Ambon, dulunya dikenal dengan Administrasi Pelabuhan (Adpel) Ambon," katanya saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kota Ambon dan staf Dinas Perhubungan Kota Ambon dan koordinator pengemudi speed boat, Senin.
Hahuri mengakui, dalam rapat bersama dengan otoritas pelabuhan Ambon pada 7 Oktober 2012, pihaknya meminta bantuan PT. Pelindo untuk bisa membangun jembatan non permanen di Pantai mardika, untuk memudahkan armada speed boat dapat menaikan dan menurunkan penumpang di kawasan tersebut, yang sudah digunakan selama ini.
"Kalau sekarang ini diminta lokasi lain untuk membangun dermaga yang bersifat permanen, kami tidak punya kewenangan karena PT. Pelindo bergerak di bisnis transportasi laut," ujarnya.
Selain menyangkut dermaga, untuk retribusi pun pihaknya juga tidak memiliki kewenangan, karena itu menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Kota Ambon.
"Menyangkut penempatan lokasi dermaga speed boat maupun retribusinya, sebaiknya ke Dinas Perhubungan Kota Ambon," ucap Hahuri.
Mahyudin, Koordinator pengemudi speed boat mengakui, selama ini pihaknya menggunakan dermaga sementara yang disiapkan oleh PT. Pelindo, namun belakangan ini ada informasi yang berkembang, bahwa akan dipindahkan.
Hal tersebut membuat pengemudi dan pemilik speed boat jadi kebingungan, dengan informasi pemindahan dermaga tersebut.
Ia juga mengatakan, informasi pemindahan dermaga semakin kuat dengan adanya isu pembangunan mega proyek Victoria Park.
"Melalui rapat kerja ini, kami ingin tahu yang lokasi yang akan digunakan sebagai dermaga untuk melayani masyarakat yang menggunakan jasa angkutan speed boat dari pelabuhan pantai pasar Mardika menuju pantai Waiyame maupun pantai kota jawa," ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon Rofik Afifudin, juga mengakui kalau sudah ada anggaran perencanaan dermaga untuk angkutan transportasi laut jenis speed boat.
"Jika Pemerintah Kota yang membangun dermaganya, maka merekalah yang memiliki kewenangan untuk menarik retribusi. Para pengemudi speed boat tidak perlu khawatir dengan pembangunan Victoria Park di kawasan pantai Mardika. (ant/as)
Indonesia Butuh Sejuta Hektare Lahan Sayuran
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Herman Khaeron mengatakan, Indonesia membutuhkan tambahan satu juta hektare lahan sayuran sebagai upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan.
"Harus kita dukung upaya ke arah penambahan lahan sayuran satu juta hektare," kata Herman di Jakarta, Selasa.
Selain itu, Herman juga mengatakan bahwa dirinya akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan untuk mendukung pengembangan produk hortikultura di sejumlah daerah.
Menurutnya, produk sayuran seperti bayam, caisim, bawang, tomat dan cabe, serta untuk buah seperti mangga sudah dapat dipenuhi petani Indonesia sehingga tidak perlu impor.
Jika dibandingkan dengan negara lain, luas areal sayuran di Indonesia saat ini jauh tertinggal. Area tanam sayuran Indonesia hanya 40 meter persegi per kapita, jauh lebih kecil dibanding Cina yang mencapai 200 meter persegi per kapita dan Thailand 100 meter persegi per kapita.
Di sisi lain, meskipun Indonesia memiliki Undang-undang tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (UU No 41/2009), alih fungsi lahan pertanian tetap tidak bisa diatasi.
Di Jawa Barat misalnya, tidak kurang dari 4.000 hektar lahan sawah setiap tahun beralih fungsi. Hal yang hampir sama terjadi di daerah-daerah lainnya.
Faktor yang mendorong tingginya laju alih fungsi lahan pertanian tersebut antara lain adalah pemerintah daerah lebih suka menggunakan lahan pertanian untuk proyek perumahan dan petani terdesak dengan kebutuhan ekonominya sehingga petani menjual tanahnya.
Karena itu, menurut Herman yang harus dilakukan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan ekonomi petani melalui peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Selain menambah luas area pertanian sayuran, Herman menegaskan, Pemerintah juga harus dapat memfasilitasi agar petani Indonesia lebih mudah dalam mendapatkan benih unggul untuk menjamin hasil panen yang terjamin kualitas dan kuantitasnya.
"Petani hortikultura Indonesia baik petani sayuran, buah-buahan, maupun bunga harus ditingkatkan daya saingnya. Saat ini kita sudah punya sejumlah produk unggulan hortikultura yang akan terus kita dukung," kata anggota DPR-RI asal Cirebon, Jawa Barat tersebut.
Herman mengatakan, kebijakan pemerintah membatasi produk hortikultura impor salah satunya ditujukan untuk meningkatkan daya saing petani.
"Kita kasih pembatasan produk hortikultura impor hanya yang petani Indonesia sudah mampu memproduksi dan memenuhi pasar di dalam negeri, bahkan sudah ekspor," kata Herman.
Herman mengatakan, petani Indonesia saat ini juga sudah memiliki kemampuan dalam mengemas produk agar lebih tahan lama setelah panen.
Sehingga kalaupun panen berbarengan tidak lantas harga jatuh mereka juga memiliki "cold storage" yang memungkinkan produk tetap segar lebih lama, ujar dia.
"Kami juga mendukung upaya pemerintah mengalokasikan anggaran dalam upaya meningkatkan permodalan," ujar Herman.
Permodalan itu salah satunya dapat dipergunakan untuk pengadaan peralatan pertanian, termasuk sistem penyimpanan.
Kemudian pemerintah dan DPR juga tetap komitmen dalam menjaga ketersediaan pupuk seperti untuk tahun 2013 kita alokasikan anggaran sekitar Rp16 triliun untuk subsidi pupuk, ungkap Herman. (ant/as)
Nasib Penumpang Batavia Air Rute Hangzhou-Denpasar Belum Jelas
Nasib puluhan ribu calon penumpang batavia air dengan rute Hangzhou-Denpasar, hingga kini belum jelas, menyusul pembatalan 80 penerbangan pada rute tersebut, oleh perusahaan penerbangan swasta nasional Indonesia itu.
Informasi yang dihimpun ANTARA di Beijing, Rabu, puluhan ribu calon penumpang batavia air telah melakukan pemesanan tiket utamanya untuk sebelum liburan Tahun Baru China 2013 yang jatuh pada 10 Februari.
Sumber di perwakilan Batavia Air di Hangzhou menyatakan penerbangan langsung antara Hangzhou dan Bali dibatalkan hingga 4 Februari dan akan ada pemberitahuan lebih lanjut setelah tanggal tersebut.
Belum ada kejelasan, apakah para calon penumpang itu akan menerima pengembalian uang tiket yang sudah dibayarkan, atau akan diangkut dengan maskapai Indonesia lainnya yang menerbangi rute Indonesia-China.
Pihak otoritas Garuda Indonesia di china mengatakan, pihaknya belum dapat melakukan langkah apa pun hingga ada keputusan tetap dari kantor pusat di Jakarta.
PT Metro Batavia menyatakan sejak Februari 2013 maskapai Batavia Air tidak melayani 80 penerbangan langsung Hangzhou-China menuju Bali.
Dari Jakarta dilaporkan Direktur Komersial batavia air, Sukirno Sukrna menyatakan pihaknya tidak melayani penerbangan langsung dari Hangzhou menuju Bali karena pihaknya sedang mengubah penerbangan tidak berjadwal menjadi penerbangan berjadwal pada rute itu.
"Jadi bukan pembatalan tapi kita hanya layani dari Desember 2012 sampai Januari 2013. Mulai Februari belum bisa karena masih mengurus perubahan dari 'carter flight' menjadi 'regular flight' atau 'schedule flight'," ujarnya Sukirno menjelaskan pihaknya masih mengurus izin perubahan penerbangan "carter" menjadi penerbangan berjadwal pada otoritas penerbangan China.
Dia menambahkan pihaknya selama ini melayani rute Hangzhou-Bali menggunakan dua buah pesawat Airbus A321 berkapasitas 220 kursi dan pesawat A330 dengan kapasitas 314 kursi.
Sukirno menambahkan pihaknya men-"carter" kedua pesawat itu pada sebuah perusahaan penyewaan pesawat di China.
Menurut dia, proses perubahan penerbangan "carter' menjadi penerbangan berjadwal rute Hangzhou menuju Bali pada Kementerian Perhubungan telah diajukan.
Persoalan utang Namun, informasi yang diterima peniadaan penerbangan langsung Hangzhou-Bali, merupakan imbas dari gugatan pailit yang diajukan perusahaan sewa guna pesawat International Lease Finance Corporation (IFLR) kepada PT Metro Batavia selaku operator maskapai penerbangan batavia air, karena tidak mampu membayar utang jatuh tempo hingga 13 Desember 2012 yang nilainya mencapai 4,68 juta dollar AS.
Utang tersebut berasal dari kewajiban pembayaran sewa, cadangan (reserves), dan bunga keterlambatan pembayaran. Permohonan pailit didaftarkan ke Pengadilan Niaga dengan No.77/Pailit/2011/ PN.Niaga.Jkt.Pst.
Dari berkas yang diajukan pemohon, disebutkan batavia air menyewa pesawat Airbus A330-202 dengan nomor serial pabrikan 205 dengan dua mesin General Electric.
Atas persoalan yang dihadapi tersebut, Kementerian Perhubungan akan memberikan kepastian tentang kelanjutan operasional maskapai yang beroperasi sejak 2002 tersebut, dalam dua hari kedepan. (ant/as)
KADIN Harus Mampu Jadi Aset Bangsa
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Suryo Bambang Sulisto mengatakan, Kabinet Kerja Keras KADIN Indonesia (K4I) agar mampu menunjukkan kepada publik bahwa organisasi tersebut merupakan aset berharga bangsa Indonesia "Melalui K4I harus mampu membangun citra Kadin melalui sosialisasi program reformasi, depolitisasi, dan profesionalisme secara lebih optimal," kata Suryo Bambang Sulisto melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa.
Sebelumnya KADIN Indonesia menyenggarakan dialog dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat dan mantan Menteri Tenaga Kerja Fahmi Idris, di Jakarta, Senin (28/1) malam.
Menurut Suryo, melalui K4I yang dipimpinnya, KADIN Indonesia telah mengagendakan peningkatan sosialisasi program reformasi, depolitisasi, dan profesionalisme secara lebih optimal kepada seluruh pemangku kepentingan.
Langkah ini, kata dia, dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi adanya upaya-upaya yang dinilai oleh Dewan Pengurus KADIN Indonesia tidak sesuai dengan visi dan misi KADIN Indonesia.
Sebelumnya, KADIN Indonesia telah melakukan perubahan struktur kepengurusan dari semula berjumlah 21 jabatan menjadi 36 jabatan.
Menurut Suryo, perubahan struktur ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan optimalisasi kinerja organisasi.
"Dengan merangkul lebih banyak lagi pengusaha nasional serta penyeimbangan beban kerja organisasi, kami meyakini perubahan struktur organisasi KADIN Indonesia dapat mendorong aktivasi program-program yang belum berjalan optimal sebelumnya," katanya.
Menurut dia, reformasi, depolitisasi, dan profesionalisasi KADIN Indonesia sangat penting, karena KADIN Indonesia sebagai mitra pemerintah, menghadapi tantangan dunia usaha yang sangat besar saat ini yakni mendorong perekonomian daerah secara optimal.
"Hal ini tidak dapat dilakukan tanpa 3 langkah tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Fahmi Idris, yang pernah menjadi ketua tim formatur KADIN Indonesia, menyarankan agar KADIN Indonesia lebih banyak membangun akses dan komunikasi guna menyelesaikan persoalan yang ada.
"Saran saya KADIN Indonesia harus memperbanyak berunding," kata mantan Menteri Tenaga kerja itu. (ant/as/img:google)
Indonesia Rajai Pasar Minyak Sawit di Mesir
Meskipun ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Mesir pada 2012 tercatat menurun tipis dibanding tahun sebelumnya, namun "kita" masih merajai pangsa pasar di Negeri Piramida tersebut.
Menurut data perdagangan KBRI Kairo, dalam periode Januari-Oktober 2012, nilai ekspor minyak kelapa sawit ke Mesir mencapai 294,69 juta dolar AS atau menguasai 66,40 persen pangsa pasar, disusul Malaysia sebagai negara pesaing utama Indonesia dengan nilai 147,27 juta dolar atau 33,18 persen.
Kendati demikian, nilai ekspor minyak kelapa sawit pada Januari-Oktober 2012 menurun 18,45 persen dibanding periode sama tahun 2011 tercatat 361,38 juta dolar.
Selain minyak kelapa sawit, Indonesia juga menguasai pangsa pasar kopi di Mesir mencapai 45,60 persen, disusul negara pesaing Vietnam, Brasil dan India.
Bahkan ekspor kopi Indonesia ke Mesir pada Januari-Oktober 2012 meningkat tajam mencapai 92,00 persen dengan nilai 33,82 juta dolar dibanding periode sama tahun sebelumnya tercatat 17,61 juta dolar.
Adapun total nilai perdagangan Indonesia Mesir pada Januari-Oktober 2012 tercatat 1,054 miliar dolar, menurun 17,93 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya mencapai 1,285 miliar dolar.
Nilai ekspor tersebut didominasi oleh komoditi non migas, sedangkan migas sebesar 143,3 ribu dolar AS pada 2012, dan tahun sebelumnya hanya 45,4 ribu dolar saja.
Dari total nilai perdagangan tersebut, ekspor Indonesia tetap surplus mencapai 859,17 juta dolar pada Januari-Oktober 2012, menurun 22,93 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya tercatat 1,114 milar dolar AS.
Barang andalan ekspor Indonesia ke Mesir, selain minyak kelapa sawit dan kopi, juga suku cadang kendaraan bermotor, ban mobil, karet, kertas, alat-alat elektronik, kerajinan tangan, coklat, ikan kaleng, teh, pakaian jadi dan plywood.
Sementara itu, impor Indonesia dari Mesir pada Januari-Oktober 2012 sebanyak 81,5 juta dolar, menurun 6,8 persen dibanding periode sama tahun 2011 sebesar 87,5 juta dolar.
Impor barang andalan Indonesia dari Mesir, antara lain aluminium, fosfat, karpet, tekstil, katun, buku, buah-buahan terutama kurma.
Atase Perdagangan KBRI Kairo, Fetnayeti Winarko, dalam perbincangan dengan ANTARA di Kairo, Selasa (29/1), menjelaskan pihaknya melakukan pendekatan intensif dengan pihak pengusaha Mesir dan Indonesia dalam meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.
Disebutkannya, Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi didampingi Kepada Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI cairo, Iwan Wijaya Mulyatno dan Atase Perdagangan, Fetnayeti Winarko pada pekan lalu melakukan pertemuan bisnis dengan Ketua Federasi Kamar Dagang Mesir, Ahmed El Wakeel untuk menjajaki kerja sama tersebut.
"Dalam pertemuan tersebut, Dubes Nurfaizi menyampaikan keinginan Indonesia untuk lebih mempererat hubungan kedua negara, khususnya kerja sama di bidang investasi dan perdagangan," kata Iwan Wijaya.
Sebaliknya, Ahmed El Wakeel menyampaikan sambutan baiknya terhadap inisiatif Dubes Suwandi dan menawarkan skema kerja sama.
Mesir berkeinginan pengadaan perusahaan di Mesir yang mengolah barang setengah jadi dari Indonesia untuk diekspor ke negara-negara sekitar Mesir, katanya. (ant/ed)
Presiden Ingin Kembalikan Madura Jadi Pulau Garam
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin mengembalikan Madura menjadi "pulau garam" seperti pada masa lalu, kata Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Sudirman Saad.
"Dalam rapat koordinasi bidang perekonomian, Presiden sudah memerintahkan sejumlah kementerian terkait untuk memberikan perhatian kepada Madura dalam dua hal yakni garam dan tebu," katanya di depan ratusan petani garam se-Jatim di Surabaya, Rabu.
Saat mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C.Sutardjo, untuk menjadi pembicara utama dalam lokakarya nasional dan pembukaan rapat koordinasi pengurus Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Timur, ia menjelaskan pihaknya akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung di Madura.
"Kami akan memberikan dukungan khusus untuk Madura, karena itu kami akan mendampingi petani untuk meningkatkan kualitas garam. Target swasembada garam sudah tercapai pada 2012, karena itu pada 2013 akan menargetkan peningkatan kualitas garam," katanya.
Upaya pendampingan petani itu dilakukan dengan mengupayakan fasilitas teknologi untuk menaikkan kualitas garam produksi rakyat yang masih kw-3 (garam konsumsi) menjadi kw-2 atau kw-1 (garam industri).
"Teknologi sudah ada, seperti geomembran yang dilakukan Jatim atau teknologi ulir yang sangat sederhana. Kita sudah memiliki teknologi, karena BPPT sudah menemukannya, tinggal sosialisasi kepada petani," katanya.
Selain pendampingan itu, pihaknya juga akan membangun infrastruktur seperti membangun saluran primer, sekunder, dan jalur-jalur industri.
"Kami akan mengupayakan hal itu melalui koordinasi dengan Kementerian Keuangan," katanya dalam acara yang dibuka Asisten II Sekdaprov Jatim Hadi Prasetyo mewakili Gubernur Jatim Soekarwo.
Stop importasi garam Dalam kesempatan itu, Sudirman Saad juga setuju usulan Ketua HMPG Jatim Moh Hasan untuk melakukan stop importasi garam, karena tata niaga garam yang memihak petani akan mendorong produksi garam nasional.
"Karena itu, kami mengusulkan kepada Kementerian Perdagangan untuk melalukan stop importasi garam, sebab produksi garam rakyat pada tahun 2012 sudah surplus 1,5 juta ton," katanya.
Caranya, pemerintah tidak perlu memberi izin impor dan importir garam diberi syarat untuk menyerap garam rakyat melalui pengelolaan sederhana yang menaikkan kualitas dari kw-3 ke kw-2 atau kw-1.
"Kalau garam rakyat ditingkatkan kualitasnya, maka perkiraan paling nahas adalah kita bisa memiliki tambahan hampir 1 juta ton dari 1,5 juta ton garam surplus, sehingga impor akan dilakukan bila seluruh garam rakyat terserap terlebih dulu," katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua HMPG Jatim Moh Hasan mengusulkan kepada pemerintah agar posisi PT Garam yang selama ini memproduksi dan berdagang garam untuk dikurangi menjadi berdagang garam saja.
"Kalau memproduksi garam juga akan menjadi pesaing petani, padahal PT Garam seharusnya difungsikan seperti Bulog yang berdagang dengan membeli hasil produksi petani, sekaligus menetapkan batasan harga garam yang wajar," katanya.
Lokakarya nasional yang digelar untuk memberi masukan kepada peserta rakor HMPG se-Jatim itu juga menampilkan sejumlah pembicara, di antaranya Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Sumber Daya Hayati Kemenko Perekonomian.
Selain itu, Dirjen Basis Industri Manufaktur Kemenperin, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim, Kepala Dinas Koperasi Jatim, dan Ketua Komisi B DPRD Jatim. (ant/as)
Merpati Tambah Rute Baru di Maluku
Maskapai penerbangan merpati nusantara akan menambah lima rute baru di Provinsi Maluku pada 2013.
Lima rute baru yakni dari Ambon tujuan Banda, Namlea (Buru), Namrole (Buru Selatan), serta Wahai dan Amahai di Maluku Tengah), kata Manajer cabang PT merpati nusantara Ambon, Indra Parhusip, di Ambon, Rabu.
Menurut dia, proses penandatanganan kontrak penambahan rute akan dilakukan Februari 2013 selanjutnya ditindaklanjuti denga penyusunan jadwal dan tarif penerbangan.
"Dipastikan pertengahan tahun ini lima rute tersebut akan dilayani oleh maskapai perintis merpati nusantara," katanya.
Rute tersebut, kata Indra akan dilayani tiga kali sepekan untuk Ambon - Banda, sedangkan rute lainnya satu pekan sekali.
"Rute tersebut merupakan jalur yang sering dikunjungi masyarakat, tetapi belum terlayani dengan penerbangan udara," ujarnya.
Ia mengakui, penambahan rute tersebut memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke kabupaten lainnya sekaligus upaya untuk mempromosikan pariwisata dan sumber daya alam Maluku.
"Selama ini kita hanya melayani penerbangan perintis, yakni Ambon-Kisar-Saumlaki-Langgur-Dobo serta kembali dari Kisar-Saumlaki, Saumlaki-Tual," ujarnya.
Ia menambahkan, penambahan rute tersebut pihaknya telah menambah dua unit pesawat baru dengan kapasitas tempat duduk lebih banyak dari tiga pesawat Casa 212 Seri 200 yang beroperasi selama ini.
"Dua buah pesawat Casa yang akan beroperasi di wilayah Maluku merupakan seri 400 terbaru dengan kapasitas 28 tempat duduk," tandas Indra. (ant/as)
Padangpanjang Berpotensi Kembangkan Tanaman Herbal
Wali Kota Padangpanjang Suir Syam menyatakan daerahnya sangat berpotensi untuk pengembangan jenis tanaman herbal karena cuaca yang relatif dingin.
"Padangpanjang memiliki potensi untuk pengembangan tanaman herbal sehingga bisa membuka peluang lapangan kerja baru," kata Suir Syam di Padangpanjang, Rabu.
Dia mengatakan, pengembangan tanaman herbal membutuhkan suhu yang relatif dingin, seperti suhu Kota Padangpanjang. Prospek budidaya tanaman herbal juga cukup bagus karena sebagai besar masyarakat saat ini sudah mulai fanatik dengan pengobatan herbal.
"Masyarakat saat ini sudah mulai berangsur beralih dari mengonsumsi obat buatan ke pengobatan herbal. Kita berharap peluang itu bisa dimanfaatkan di Padangpanjang," kata dia.
Dengan adanya potensi untuk mengembangkan tanaman herbal di bumi "Serambi Mekkah" itu, maka pemkot setempat merencanakan menyediakan pelayanan kesehatan di RSUD setempat sistem pengobatan herbal.
"Disamping pengobatan pada umumnya, kita juga merencanakan adanya penyediaan layanan kesehatan yang mempergunakan pengobatan herbal," kata dia.
Pengembangan tanaman herbal di kota perlintasan itu direncanakan bekerja sama dengan negara China yang selama ini terkenal dengan pengobatan herbalnya.
"Delegasi China sudah melihat potensi pengembangan tanaman herbal itu di Padangpanjang ini beberapa waktu lalu, sepertinya dia (delegasi China) berminta menjalin kerja sama dengan kita," sebut dia.
Dia menyebutkan, penandatanganan kerja sama yang akan dijalin dengan negara Tirai Bambu itu diperkirakan akan dilaksanakan Maret 2013.
"Sebelum melakukan MoU, terlebih dahulu kita bicarakan dengan pihak legislatif, sehingga perencanaan itu matang dan bisa berjalan dengan lancar," kata dia. (ant/as)
Pengembangan Bandara Sepinggan Masuki Tahap II
Proyek pengembangan Bandara Internasional Sepinggan di Balikpapan, kalimantan timur, kini memasuki tahap II.
Menurut Sekretaris Proyek dari PT Angkasa Pura I Agus Raharjo, Kamis, pembangunan tahap II adalah paket pembangunan gedung terminal penumpang.
Setelah itu, kata dia, segera menyusul tahap III yang meliputi pembangunan apron, jalan flyover, lapangan parkir, jalan akses, garbarata, serta saluran bahan bakar pesawat. "Kami berharap semua berjalan lancar," kata Agus.
Disebutkan di laman resmi Proyek Pengembangan Bandara Internasional Sepinggan, target keseluruhan pekerjaan hingga 20 Januari mencapai 62,63 persen.
Namun demikian, ia mengungkapkan, proyek tersebut sedikit menyimpang dari jadwal karena dua sebab utama. "Pertama karena cuaca buruk yang menghambat pengiriman material, kedua sebagian gedung lama yang harus dibongkar masih digunakan untuk operasional," kata Agus.
Karena dua sebab itu, menurut dia, kemajuan proyek hingga akhir Januari ini baru mencapai 41 persen.
Akibat cuaca buruk, kiriman rangka atap terminal yang didatangkan dari Surabaya belum sampai ke Balikpapan.
Diperkirakan baru akhir pekan ini material tersebut bisa masuk ke Balikpapan.
Gedung yang harus dibongkar namun masih diperlukan untuk menjalankan operasional bandara adalah gedung administrasi, auditorium, dan gedung perkantoran para maskapai penerbangan.
"Kami siasati dengan menambah jumlah tenaga kerja dan jam kerja. Kami juga alihkan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang materialnya sudah ada," katanya.
Saat ini ada 1.500 pekerja yang terlibat proyek pengembangan bandara sepinggan tersebut.
Sebelumnya, PT Waskita Karya selaku kontraktor telah menyelesaikan pembangunan tahap I, yaitu pembangunan gedung kargo, gedung administrasi, gedung kantor untuk maskapai penerbangan, dan fasilitas ground handling atau penanganan oleh kru darat.
"Pekerjaan yang diselesaikan Waskita Karya senilai Rp108,08 miliar, dengan lama pekerjaan 13 bulan," kata Agus.
PT Angkasa Pura I mengembangakan Bandara Internasional Sepinggan untuk meningkatkan layanan kepada penumpang. Dari tahun ke tahun, jumlah penumpang yang melewati bandara ini terus bertambah. Pada 2012 lampau, ada 6,59 juta penumpang yang menggunakan jasa bandara.
Penambahan luas gedung terminal diharapkan dapat menampung penumpang hingga mencapai 10 juta penumpang yang diperkirakan akan terjadi pada 2019. (ant/as)
Penumpang Batavia Harapkan Pengalihan Penerbangan
Penumpang batavia air berharap agar maskapai itu segera mengalihkan penerbangan ke maskapai lain ketimbang mengembalikan uang tiket, menyusul keputusan pailit pengadilan atas perusahaan itu.
"Kami inginnya pesawat dialihkan, percuma saja kalau ganti uang," kata penumpang batavia air Candra, di Batam, Kamis.
Candra yang rencananya menggunakan batavia air Jakarta-Batam pada Kamis (31/1) pagi, mengatakan harus tiba di Batam hari itu juga, sehingga membutuhkan transportasi segera.
"Kalau saya cari tiket sekarang, harganya melangit. Padahal perjalanan ini sudah direncanakan," kata dia.
batavia air harus menyiapkan transportasi sejenis untuk mengganti tiket pesawat yang hangus karena putusan pailit.
Menurut dia, seharusnya keputusan pailit tidak merugikan konsumen.
Ia mengatakan pemerintah harus turut merumuskan kompensasi yang layak kepada konsumen bila pengadilan memutuskan perusahaan pailit.
"Jadi ada aturan bakunya, jangan seenaknya," kata dia.
Dalam perjalanan, ia mengatakan kompensasinya adalah tetap memberikan pelayanan jasa transportasi.
Hal senada dikatakan pengelola Travel Raun Sumatera, Sudirman, yang mengatakan banyak pelanggan Batavia lebih memilih pengalihan penerbangan.
"Sudah banyak pelanggan yang menelpon dan bertanya bagaimana nasib mereka. Umumnya mereka lebih memilih pengalihan pesawat ke maskapai lain," kata dia.
Konsumen sudah mengatur jadwal perjalanan sejak lama, kata dia, sehingga sulit untuk dibatalkan atau disesuaikan dengan membeli yang baru.
"Harganya nanti kurang pas atau bagaimana... Apalagi ada yang mau nikah beli tiketnya banyak," kata dia.
Sementara mengenai pengembalian dana atau kompensasi lain, Sudirman mengatakan belum mendapat kabar resmi dari batavia air.
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memutus mengabulkan permohonan dari perusahaan sewa guna pesawat International Lease Finance Corporation (ILFC) yang menggugat pailit PT Metro Batavia selaku operator maskapai penerbangan batavia air.
Ketua Majelis Hakim Agus Iskandar menyatakan batavia air memenuhi syarat untuk dinyatakan pailit, sesuai dengan UU nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan.
Atas putusan ini, pihak batavia air masih menyatakan pikir-pikir apakah menerima atau tidak. (ant/as)
Telkomsel Dukung Sail Komodo 2013
PT Telkomsel Wilayah Bali Nusa Tenggara menyatakan, akan memberikan dukungan bagi suksesnya pelaksanaan sail komodo 2013, yang digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
"Dukungan yang diberikan Telkomsel berupaya memperluas jangkauan jaringan layanan internet di NTT, dimana lebih dari separuh dari seluruh BTS yang dibangun merupakan Node B," kata Communications PT Telkomsel Regional Bali Nusa Tenggara Pandu Maulana, Kamis.
Menurut dia, saat ini Telkomsel telah menggelar lebih dari 170 BTS 3G (Node B) yang tersebar di seluruh wilayah NTT.
"Pada tahun ini, salah satunya dalam rangka turut menyukseskan Sail Komodo 2013, Telkomsel berupaya untuk memperluas jangkauan jaringan layanan internet di NTT, di mana lebih dari separuh dari seluruh BTS yang dibangun merupakan Node B," katanya.
Telkomsel juga akan fokus menambah kapasitas serta meningkatkan kualitas jaringan layanan internet di NTT, terutama di wilayah-wilayah yang tingkat penggunaan layanan datanya tinggi, yakni Kota Kupang, Maumere, Ende, dan Waingapu, katanya.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tahun 2103 ini akan menggelar sail komodo 2013, yang akan dimulai pada Juli 2013.
Peserta "sail komodo" akan berangkat dari Darwin pada 28 Juli dan tiba di Kupang pada 1-5 Agustus 2013.
Semua peserta sail komodo dari berbagai negara di dunia itu, dijadwalkan akan bertemu di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada 13-16 September untuk melihat dari dekat biawak raksasa Komodo, menghuni Taman Nasional Komodo (TNK).
"Jadi nanti seluruh peserta akan bertemu di Labuan Bajo. Peserta akan berada di Labuan Bajo selama tiga hari dan pada 17-21 September, peserta akan secara bertahap meninggalkan Labuan Bajo menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat dan daerah lain di Indonesia seperti Bali," katanya. (ant/as)
Ratusan Penumpang Batavia Air Terlantar di Kupang
Ratusan calon penumpang batavia air, Kamis, terlantar di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena tidak bisa berangkat ke Surabaya maupun Jakarta.
Yohana (31), salah seorang penumpang tujuan Jakarta mengaku, sudah berada di Bandara El Tari Kupang sejak pukul 05.30 WITA, tetapi tidak ada petugas yang melakukan chek-in.
"Saya kaget, setelah diberitahu bahwa, pesawat sudah tidak terbang lagi karena perusahan sudah dinyatakan pailit," katanya.
Dia mengaku binggung karena harus mengadu kemana untuk mengembalikan tiket yang sudah dibeli ini.
Airport Duty Manager PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Gabriel Keraf yang ditemui terpisah di Bandara El Tari Kupang mengakui bahwa ada ratusan calon penumpang yang sudah kembali karena sudah ada pemberitahuan pembatalan penerbangan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Dia mengatakan, saat ini sebuah pesawat Batavia jenis Boeing 737-400 masih pakir di area Bandara El Tari Kupang.
Pesawat tersebut tiba di Kupang, Rabu (30/1) malam, pukul 20.55 WITA, sesuai dengan jadwal penerbangan Jakarta-Surabaya-Kupang setiap hari.
"Sekarang pesawat masih di Bandara El Tari Kupang. Saya tidak tahu, keberadaan para pilot dan pramugari," katanya.
maskapai penerbangan batavia air telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (ant/as)
Agen Biro Perjalanan Tunggu Pengembalian Deposit Batavia Air
Puluhan biro perjalanan Wisata di Sumatera Selatan yang selama ini menjual tiket maskapai penerbangan Batavia menunggu pengembalian dana deposit yang telah mereka setorkan.
"Kami berharap deposit yang jumlahnya mencapai ratusan juta dari puluhan biro perjalanan wisata segera dikembalikan," kata Ketua Asosiasi biro perjalanan Indonesia atau Asita Sumsel, Anton Wahyudi, di Palembang, Kamis.
Menurut dia, anggota Asita lebih dari 70 biro perjalanan wisata di Sumsel.
Sebagian besar mereka mendepositkan dana untuk membeli tiket maskapai penerbangan Batavia sesuai ketentuan.
Ia mengatakan, kalau diakumulasi pihaknya memprediksi jumlah deposit ke Batavia mencapai Rp300 juta lebih.
Jumlah tersebut dengan perkiraan masing-masing biro perjalanan mendepositkan dana sebesar Rp5 juta dengan hitungan setoran minimal.
Dia menjelaskan, meskipun cemas tetapi mereka berharap dana yang telah disetorkan tersebut kembali.
Asita sebagai organisasi yang menaungi puluhan biro perjalanan tersebut akan berjuang optimal untuk dikembalikannya deposit yang telah mereka storkan dengan secepatnya.
Dyahayu (28) salah seorang pegawai biro perjalanan wisata menambahkan sejak setahun kebelakang mereka tidak lagi bekerja sama dengan maskapai Batavia.
Hal itu, dilakukan karena memang pengguna jasa maskapai tersebut semakin berkurang.
Ia mengatakan, awalnya, maskapai penerbangan tersebut melayani rute Palembang-Jakarta pulang pergi setiap hari.
Namun, akhir-akhir ini mereka telah mengurangi penerbangan karena hanya melayani Palembang-Batam dan tidak setiap hari. (ant/as)
Halmahera Barat Bersiap Jadi Destinasi Pariwisata
halmahera barat di Maluku Utara mulai menyiapkan diri menjadi destinasi pariwisata nasional melalui berbagai kegiatan awal yang diharapkan dapat menjaring wisatawan yang masuk ke daerah itu.
Bupati halmahera barat Namto Hui Roba dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya menggelar berbagai event termasuk acara Semalam di Jailolo di Balairung Soesilo Sudarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis malam (31/1) sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan Jailolo sebagai ibu kota halmahera barat kepada publik yang lebih luas.
"Kami ingin memperkenalkan halmahera barat dengan keindahan pantai, bawah laut, adat istiadat yang unik, flora fauna endemik, sehingga kami ingin mempromosikan ini di ibu kota Jakarta," katanya.
Pihaknya bahkan membawa serta contoh rumah adat khas halmahera barat berikut menampilkan hiburan mini show Sasadu on The Sea serta acara Horom Sasadu sebagai pesta makan adat Suku Sahu yang hingga kini keunikannya masih terjaga utuh dan terpelihara dengan baik.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya fokus mengembangkan sarana pendukung pariwisata untuk mendukung halmahera barat sebagai destinasi wisata.
"Hotel memang masih minim, jumlahnya 18 hotel seluruhnya kelas melati," katanya.
Oleh karena itu, ia fokus mengembangkan rumah-rumah penduduk menjadi homestay untuk mendukung sektor pariwisata wilayahnya.
Dari sisi akses, kini telah ada 8 kali penerbangan langsung dalam sehari dari Jakarta ke Ternate.
Pihaknya bahkan telah mencanangkan Visit halmahera barat Year 2013 bersamaan dengan pembenahan infrastruktur dan akses pendukung pariwisata.
"Kami juga akan menggelar Festival Teluk Jailolo pada 16-18 Mei 2013," katanya.
Ia menjelaskan, daerahnya memiliki potensi dan budaya yang besar yang bisa ditawarkan kepada wisatawan di antaranya tari adat Jailolo seperti Tari Cakalele, Dana-Dana, Legu Salai, Tari Sara Dabi-Dabi, serta alunan lagu Indah Alam Negeri, dan Rayuan Pulau Kelapa.
Gubernur Maluku Utara Thaib Armain pada kesempatan yang sama mengatakan pihaknya akan mengusulkan Maluku Utara masuk ke dalam daftar destinasi nasional.
"Kami terus menyiapkan wilayah dan masyarakat kami untuk menyambut lebih baik wisatawan yang masuk, ini semua kami lakukan untuk mempersiapkan Maluku Utara sebagai destinasi wisata nasional bahkan internasional," kata Thaib Arman.
Merespons hal itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Sapta Nirwandar mengatakan, pihaknya menyambut baik usulan halmahera barat masuk dalam daftar destinasi nasional.
"Tapi untuk menjadi destinasi nasional ada kriteria yang memang harus dipenuhi termasuk misalnya dari sisi kesiapan infrastruktur, sarana dan prasarana, hingga hotel atau dengan kata lain dari sisi akses, akomodasi, dan atraksi. Kita akan promosikan dan kita akan kaji usulan ini," kata Sapta Nirwandar. (ant/as)
Dahlan: Garuda-Merpati Bisa Isi Rute Batavia
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan maskapai milik negara Garuda Indonesia dan Merpati Airlines bisa mengisi atau mengambil alih rute-rute penerbangan maskapai batavia air yang sudah dinyatakan pailit.
"Secara teknis dan bisnis rute batavia air bisa direbut, karena memang Merpati dan Garuda memiliki kapasitas itu," kata Dahlan di kantor Kementerian BUMN Jakarta, Kamis.
Menurut Dahlan, secara korporasi dua maskapai "plat merah" tersebut bisa menambah jadwal penerbangan di rute-rute batavia air.
"Sebetulnya bagi Garuda dan Merpati bisa mengisi itu dengan baik," katanya.
Namun, ia mengatakan, pengambilalihan tersebut tidak mudah karena harus mempertimbangkan keterbatasan jumlah pesawat Garuda maupun Merpati.
"Tidak semudah yang dibayangkan, karena untuk mendatangkan pesawat butuh dana dan waktu panjang. Tidak bisa pesan sekarang datang besok," katanya.
Pada Rabu (30/1) Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Pusat mengabulkan gugatan pailit terhadap batavia air sehingga maskapai itu kemudian menghentikan operasi.
Maskapai batavia air tercatat memiliki 33 pesawat dan melayani 44 rute penerbangan domestik.
Pemerintah memberikan izin kepada maskapai Indonesia selain Mandala Air untuk mengambilalih rute tersebut supaya calon penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket batavia air tetap terlayani. (ant/as/img:google)