Air yang didistribusikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota surabaya, khususnya yang melayani pelanggan di wilayah utara ibu kota Provinsi Jawa Timur itu, Kamis kembali keruh.
Salah seorang warga Kalilom Lor Indah Gang Blewah No.22 Surabaya, Sudarsono, mengatakan air yang didistribusikan PDAM Surabaya ke daerahnya sejak Maret 2014 alirannya tidak stabil dan sering kali keruh.
'Sekarang aja kami terpaksa mandi dengan air pdam yang kondisinya keruh,' katanya saat ditemui di DPRD Surabaya.
Menurut dia, warga yang merasa kesal dengan distribusi air yang keruh, sudah berulangkali mengadukan hal itu ke kantor PDAM. Kemudianpetugas langsung melakukan perbaikan pipa distribusi dan air kembali jernih.
Namun anehnya, lanjut dia, setelah lewat seminggu, air keruh kembali mengucur hingga sekarang. Awalnya warga mengajukan permohonan penambahan debet biar air bersih yang diterima lancar. Saat itu PDAM mengabulkan dengan menambah kekuatan pompa air.
Selanjutnya, kata dia, air lancar tapi kualitasnya keruh dan berbau tidak sedap. Bahkan setiap kali petugas melakukan perbaikan, air berubah jernih hanya seminggu, selanjutnya kembali keruh.
Kondisi ini, menurut Sudarsono, juga dialami oleh warga di wilayah Surabaya Timur. Untuk itu, dirinya bermaksud melayangkan gugatan 'class action', jika distribusi air pdam tetap keruh.
'Kebetulan saya punya teman yang rumahnya di daerah Rungkut. Setiap hari teman saya mengeluh soal air pdam keruh. Kalau tidak selesai juga, maka saya akan menggalang kekuatan ke warga Surabaya Utara dan Timur untuk ramai-ramai menggugat buruknya layanan PDAM,' katanya.
'Sekarang saya dan beberapa warga Kalilom Lor minta Ketua Dewan untuk bisa memperjuangkan aspirasi warga Surabaya Utara dengan mendesak PDAM agar segera melakukan perbaikan,' katanya.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Sachiroel Alim menyebut bahwa belakangan air yang mengalir ke warga cukup keruh karena perbaikan pipa saluran air perusahaan tersebut.
'Lebih baik ganti nama saja. Karena pada kenyataannya, perusahaan ini tidak mampu memberi pelayanan sesuai dengan nama perusahaan yang disandangnya. Pelanggan PDAM itu menerima air berupa air bersih. Tapi air ini tidak dapat minum. Sedangkan namanya PDAM, semestinya airnya sudah siap minum,' katanya.(ant/rd)
No comments:
Post a Comment