Sunday, 18 May 2014

Bengkalis Butuh 30 Km Bangunan Pemecah Ombak

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membangun 'break water' atau pemecah ombak untuk mengantisipasi abrasi yang terus terjadi sejak tahun 1960-an yang terus mengikis sebagian daratan di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis hingga 1,6 km itu.

'Daratan yang terkikis kian mengkhawatirkan akibat terpaan ombak laut yang tidak terkendali sehingga tiap saat daratan akan makin terkikis sehingga bangunan pemecah ombak sangat dibutuhkan,' kata Bupati Bengkalis Herliyan Saleh dalam keteranganya di Bengkalis, Selasa.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bengkalis hanya sanggup membangun 'break water' sepanjang dua km, sedangkan anggaran yang tersedot untuk pembangunannya cukup besar.

Anggaran yang dibutuhkan cukup besar, katanya lagi, maka bantuan Pemrov Riau sangat dibutuhkan untuk mendukung pengerjaan break water sepanjang 30 km dimulai dari Desa Muntai Kecamatan Bantan hingga ke Desa Meskom Kecamatan Bengkalis.

'APBD Kabupaten Bengkalis sangat terbatas dan banyak kegiatan pembangunan lainnya yang tentunya menjadi skala prioritas,' katanya.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment