Sunday, 18 May 2014

Ekspor Patung Bali Hasilkan Jutaan Dolar

Bali memperoleh devisa 5,43 juta dolar AS dari ekspor patung dan aneka jenis cindera mata lainnya dari bahan baku kayu selama Maret 2014, meningkat 12,63 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 4,82 juta dolar AS.


Ekspor tersebut 23,79 persen di antaranya diserap oleh pasaran Amerika Serikat, kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat.


Ia mengatakan, pasaran AS menyerap persentase tertinggi, disusul Prancis 6,47 persen, Jepang 4,80 persen, Singapura 0,91 persen, Australia 4,68 persen, Italia 3,47 persen , Inggris enam persen, Spanyol 6,59 persen, Hong Kong 0,39 persen dan Jerman 6,40 persen.


Sedangkan 36,49 persen lainnya diserap berbagai negara , karena benda seni itu sangat diminati konsumen mancanegara.


Ketut Teneng menjelaskan, ekspor aneka jenis patung dan cindera mata dari bahan baku kayu selama 2013 sebesar 90,61 juta dolar AS, meningkat 26,75 persen dibanding tahun sebelumnya 71,49 juta dolar AS.


Hal itu mampu memberikan kontribusi sebesar 18,64 persen dari total ekspor daerah ini yang mencapai 486,06 juta dolar AS, meningkat 0,88 persen dari tahun sebelumnya 481,83 juta dolar AS.


Kerajinan patung yang menembus pasaran luar negeri itu sebagian besar digeluti para perajin dan seniman di daerah pedesaan gudang seni Kabupaten Gianyar.


Sejumlah desa lainnya di Kabupaten Badung, Klungkung dan Tabanan juga mulai mengembangkan kerajinan patung atau kerajinan berbahan baku dari kayu, namun belum berhasil menembus pasaran ekspor, masih berorientasi pasaran lokal.


Pengiriman matadagangan bernilai seni itu lewat sejumlah pelabuhan laut di Indonesia, karena pelabuhan Benoa, Bali hanya mampu menangani 52,72 persen.Sedangkan sisanya 47,28 persen melalui pelabuhan di Jawa timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta, kata Ketut Teneng.(ant/ris)

No comments:

Post a Comment